Jumat, 29 September 2017

Menulis Itu Sehat

Menulis Itu Sehat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agung Praptapa

“Menulislah setiap hari maka kulitmu akan segar”, demikian dikatakan oleh Fatimah Mernissi, seorang penulis dan sosiolog wanita dari Maroko. Fatimah menambahkan bahwa menulis akan meningkatkan aktifitas sel. Menulis juga akan menjernihkan pikiran karena saat menulis pikiran kita akan terfokus pada tulisan tersebut sehingga kesempatan untuk berfikir tentang kegelisaan diri berkurang. Pikiran yang segar akan merangsang kesegaran kulit juga, demikian kurang lebih logikanya, sehingga menulis secara rutin akan membuat kulit menjadi segar. “Menulislah demi kecantikan kita” katanya. Fatimah yang seorang feminis ini bahkan menegaskan bahwa menulis lebih baik dari pada operasi pengencangan wajah maupun krim pelembab kulit.

Dr. James Pennebaker dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa menulis akan meningkatkan kekebalan tubuh (immune system). Pada tahun 1986 Pennebaker dan rekannya Sandra Beall mengadakan riset di University of Texas. Mereka ingin mengetahui seberap
... baca selengkapnya di Menulis Itu Sehat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 25 September 2017

Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari

Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : HALILINTAR DI SINGOSARI

ARUS Kali Brantas mengalun tenang di pagi yang cerah itu. Sebuah perahu kecil meluncur perlahan melawan arus dari arah Trowulan. Di atasnya Ada dua orang penumpang berpakaian seperti petani. Yang satu berusia hampir setengah abad. Rambutnya yang disanggul di sebelah atas sebaglan nampak putih. Raut wajahnya yang terlindung oleh caping lebar jauh lebih tua dari usia sebenarnya. Kumis dan janggutnya lebat. Tetapi jika orang berada dekat--dekat padanya dan memperhatikan wajahnya dengan seksama akan ketahuan bahwa kumis dan janggut lebat itu adalah palsu.

Orang bercaping itu duduk di sebelah depan perahu. Kedua matanya memandang lurus-lurus ke muka. Sesekali tangan kanannya meraba sebilah keris yang terselip di pinggang, tersembunyi di balik pakaian hitamnya. Orang kedua adalah pemuda berbadan kekar. Pakaiannya lecek dan basah oleh keringat. Sehelai kain putih terikat di keningnya. Rambutnya yang panjang tidak disanggul di atas kepala, tapi dibiarkan terlepas menjela pundak.

"Gandita, aku sudah dapat melihat pohon cempedak miring di tepi kali di ujung sana," berkata lelaki yang lebih tua.

Gandita, pemuda yang mendayung perahu, meninggikan lehernya sedikit dan memandang jauh ke muka, Memang diapun dapat melihat pohon cempedak yang dikatakan orang itu tadi. Pohon cempedak itu tumbuh di tepi kali dala
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 18 September 2017

Mengapa Saya?

Mengapa Saya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Arthur Ashe adalah petenis hitam dari amerika yg pertama kali merebut gelar grandslam. Gelar yg di menangkan US open( 1968), Australia open (1970) dan wimbledon (1975).

Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass.

Setelah 2 kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus mengalami kenyataan pahit, terinfeksi Virus HIV melalui tranfusi darah yg ia terima.

Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"

Arthur menjawab: "Di dunia ini ada 50 juta anak yg ingin bermain tenis, diantaranya:

* 5 juta orang yg bisa belajar bermain tenis

* 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional

* 50 ribu orang datang ke arena untuk bertanding

* 5000 orang mencapai turnamen Grand Slam

* 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon

* 4 orang di semifinal

* 2 orang di final

Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon,saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya yg menjadi juara?"

Jadi ketika saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan "Mengapa saya?".

S
... baca selengkapnya di Mengapa Saya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jiwa Pramuka Yudi

Jiwa Pramuka Yudi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Siang itu yudi sedang duduk di halaman sekolah. Fikiranya gelisah dan terlihat tampak kacau, tangannya memegang Hp dan sering-sering ia lihat, seperti sedang menunggu sms masuk. Penasaran, aku menghampirinya.
“Yud.. kenapa kamu gelisah gitu?” Ucapku mengagetkan Yudi
“Enggak apa-apa sih, cuma lagi bingung aja” jawab Yudi menutupi masalah
“Bingung kenapa?” Sok ingin tahu
“gapapa sih, em, boleh tahu kamu mau kemana?”
“Mau pulang, habis ini mau ikut kemah gabungan, kenapa? mau ikut?”
“Emang aku boleh dan bisa ikut? Serius?”
“Yuupp, kamu ikut Gudep sini.. ayo sekarang pulang, ntar kumpul disini jam 14.00”
“wahhh ok ok ok”

Jam 14.00 tiba, semua DA SMA Harapan sudah berkumpul, namun mataku belum menemukan sosok Yudi. Aku berfikir Yudi tidak akan datang, aku menyibukan diri membantu teman-teman menaikan barang-barang ke atas truk. Tiba-tiba Yudi muncul dengan pakaian pramuka lengkap dan rapi sambil menggendong ransel hitam..
“Lapor saya Yudi Gustinar siap mengikuti kemah gabungan dalam rangka Hut Pramuka, laporan selesai” Ucap yudi disertai hormat sebelumnya, membuatku kaget dan penuh tanya.
“Laporan saya terima, kerjakan” jawabku
“Siap kerjakan”

Kami tertawa lepas dan ha
... baca selengkapnya di Jiwa Pramuka Yudi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 20 Agustus 2017

Desainer Muda

Desainer Muda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Linda, kamu di panggil Bu Virny, tuh!” ujar Milly kepada Linda yang masih sibuk dengan baju pesanan pelanggan. Linda adalah seorang remaja yang sudah bekerja di salah satu butik terkenal di Bandung.
“Bu Virny? ada apa ya, tumben…” gumam Linda. karena rasa penasaran menggelayuti pikirannya, Linda pun bergegas menuju ruang Bu Virny, sang pemilik butik.
tok… tok… tok… Linda mengetuk pintu sebanyak 3 kali.
“Masuk…” jawab sesorang dari dalam. Linda membatin, pasti Bu Virny. Linda pun membuka pintu dan mendapati Bu Virny sedang duduk santai di kursinya.
“Linda… Ibu ingin bicara sesuatu denganmu” ujar Bu Virny ketika Linda duduk di kursi yang berada dihadapannya.
“Sesuatu apa ya Bu?” tanya Linda.
“Ibu mengusulkan agar kamu menjadi perwakilan butik kita di ajang Desainer Muda besok, jadi… Ibu harap, kamu setuju, bagaimana?” jelas Bu Virny. Linda yang tidak menyangka dengan perkataan Bu Virny hanya terdiam sejenak dan mulai bicara dengan nada pelan.

“Hmmm… Bu, tapi kan… Desainer Muda itu acara yang sangat bergengsi dan pasti akan mengangkat nama butik kita jika perwakilan dari butik ini menang. apakah Ibu tidak mau mengutus desainer yang
... baca selengkapnya di Desainer Muda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 17 Agustus 2017

Usaha Membuahkan Keberhasilan

Usaha Membuahkan Keberhasilan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sekolah Lisa ada lomba basket antar kelas. Tapi 1 kelas dibagi dua, laki-laki dan perempuan. Lomba itu wajib diikuti.

Di kelas, Lisa dan teman-teman berbincang-bincang. “Gimana nih, kita kan gak jago basket!” Kata Lola. “Apalagi aku sama Marsha, pendek!” Kata Lisa. “Yah! Kita lawan kelas 5C lagi!” Kata Yuka. “Hah? 5C? Mereka kan jago…” Kata Marsha mengeluh.

Mereka sudah pasrah. Mereka yakin, mereka tidak akan menang. Mereka tak mau berusaha.

Hari di mana lomba itu mulai. Dan yang benar saja, 5A kalah, dan sebaliknya, 5C menang. Skornya 8-0.

“Tuh kan, kalah!” Seru Lola. “Iya nih…” Kata Marsha. “Makanya kita tuh harus berusaha!” Kata Lisa. “Iya, Lisa benar!” Kata Yuka. “Gak ada gunanya, Lis!” Seru Lola. “Kalau ada gunanya gimana?” Kata Marsha. Lola terdiam. “Iya, bisa aja kita bekerja keras lalu menang!” Kata Mimi. Yang lain menganggukan kepalanya.

Usai sekolah, Lisa
... baca selengkapnya di Usaha Membuahkan Keberhasilan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 02 Agustus 2017

Bunga Bakung

Bunga Bakung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang anak sambil menangis kembali ke rumah. Ia menangis semakin keras ketika bertemu ibunya. Ia merasa segala usahanya tidak dihiraukan baik oleh guru maupun teman-teman kelasnya. Ia telah berusaha, namun seakan-akan usahanya tidak layak dihargai. Ia menjadi benci akan teman-temannya. Ia menjengkeli gurunya.

Setelah mendengar keluhan anaknya, sang ibu bertanya: 'Pernahkan engkau memperhatikan bunga bakung milik tetangga di lorong jalan ke rumah kita?' Anak itu menggelengkan kepala.

'Bakung itu berkembang setiap pagi, dan di akhir hari bunga bakung tersebut akan layu dan mati. Namun sebelum mati, ia telah memberikan yang terbaik, ia telah memancarkan keindahannya.' Anak itu berhenti menangis dan mendengarkan dengan penuh hati.

'Setiap hari ia memberikan keindahan yang sama. Setiap hari ia memberikan keharuman yang sama walau kadang tak dihiraukan orang. Keindahannya tak pernah berkurang karena engkau tak pernah memperhatikannya. Ia tidak pernah bersedih bila tak diperhatikan orang, karena ia tahu bahwa dalam hidupnya ia cuma punya satu misi yakni memberikan keindahan.'

Anak itu memahami maksud ibunya.


... baca selengkapnya di Bunga Bakung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1